Download PDF Permendesa-Nomor-3-Tahun-2015-Tentang-Pendampingan Desa 1024x576-min
Download PDF Permendesa-Nomor-3-Tahun-2015-Tentang-Pendampingan Desa

Permendesa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan Desa Download PDF

Permendesa Nomor 3 Tahun 2015 merupakan Peraturan Menteri Desa yang mengatur tentang Pendampingan Desa. Pendampingan di masing-masing desa perlu dipahami dengan baik, apa saja tujuan dan siapa saja yang ada dalam pendampingan desa. Selain itu, pendampingan desa dijalankan secara berkelanjutan untuk memberdayakan dan memperkuat desa.

Apa saja tujuan dari adanya Pendampingan Desa yang ada di Permendesa Nomor 3 Tahun 2015?

Pada Bab I tentang ketentuan umum dalam pasal 1 Ayat (14) Permendesa Nomor 3 Tahun 2015, telah dijelaskan bahwa Pendampingan Desa adalah kegiatan untuk melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat melalui asistensi, pengorganisasian, pengarahan dan fasilitasi Desa.

Sehingga, dengan adanya kegiatan Pendampingan Desa dapat bertujuan sebagai berikut.

a. Meningkatkan kapasitas, efektivitas dan akuntabilitas pemerintahan desa dan pembangunan Desa.

Pendamping Desa diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pemerintahan dan pembangunan yang ada di Desa dengan melakukan pendampingan yang sesuai dan fokus. Kegiatan ini menjadi sangat penting bagi Desa-desa yang memiliki semangat yang tinggi untuk membangun Desanya. Selain itu, desa yang baru merintis atau baru berkembang diharapkan mampu mendapatkan pendampingan yang baik dan sesuai.


b. Meningkatkan prakarsa, kesadaran dan partisipasi masyarakat Desa dalam pembangunan desa yang partisipatif

Salah satu semangat yang harus dibangun di dalam Desa ada semangat warga yang partisipan atau turut berkontribusi dalam pembangunan Desa. Masyarakat diharapkan mendapatkan pendampingan yang baik sehingga masyarakat sadar bahwa masyarakat juga memiliki kontribusi yang sangat besar bagi kamajuan dan kemandirian Desa.


c. Meningkatkan sinergi program pembangunan Desa antarsektor dan

Pendamping Desa diharapkan mampu menggiring dan mendorong desa dalam program-program yang sifatnya kolaboratif dengan berbagai sektor. Kemudian bisa dan mampu memberikan kontribusi sesuai dengan bidang atau sektor fungsi masing-masing.


d. Mengoptimalkan aset lokal Desa secara emansipatoris

Bagian ini menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi Desa saat ini, yaitu mampu mendampingi Desa dalam mengoptimasi aset lokal yang ada di Desa. Aset juga dapat dikelola oleh desa melalui Bumdes yang diharapkan mampu menjadi salah satu sumber pendapatan untuk Desa.

Siapa saja pihak yang ada dalam Pendamping Desa?

Pada Bab II tentang tugas pendamping dalam pasal 11 Permendesa Nomor 3 tahun 2015, telah dijelaskan bahwa Pendamping Desa bertugas mendampingi desa dalam penyelenggaraan pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa.

Pendamping desa itu sendiri terdiri dari point-point berikut.
a. Tenaga Pendamping Professional, yaitu pendamping Desa (Kecamatan), pendamping Teknis (Kabupaten), Tenaga ahli pemberdayaan masyarakat (Provinsi dan Pusat)
b. Kader pemberdayaan masyarakat desa
c. Pihak ketiga (meliputi: Lembaga Swadaya Masyarakat, Perguruan Tinggi, Organisasi Kemasyarakatan, dan Perusahaan).

Download Permendesa Nomor 3 Tahun 2015 https://ppidkemkominfo.files.wordpress.com/2016/08/pm-desa-no-3-ta-2015-tentang-pendampingan-desa.pdf

Aplikasi Kasir untuk Bumdes Mart atau UMKM

Baca juga
4 inovasi teknologi yang bisa digunakan oleh Desa

Internet untuk masyarakat Desa dan peluang bisnis untuk Desa

About Gobumdes

Check Also

UU Nomor 6 tahun 2014

UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa

UU Nomor 6 Tahun 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami